twitterfacebookgoogle pluslinkedin

Pages

Selasa, 13 Oktober 2015

Satu Suro (1 Suro) Satu Muharram (1 Muharram) , dan Tahun Baru Hijriyah (Islam)

 Satu Suro

Satu Suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Sura atau Suro di mana bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender hijriyah, karena Kalender jawa yang diterbitkan Sultan Agung mengacu penanggalan Hijriyah (Islam).
Satu suro biasanya diperingati pada malam hari setelah magrib pada hari sebelum tangal satu biasanya disebut malam satu suro, hal ini karena pergantian hari Jawa dimulai pada saat matahari terbenam dari hari sebelumnya, bukan pada tengah malam.
Satu Suro memiliki banyak pandangan dalam masyarakat Jawa, hari ini dianggap kramat terlebih bila jatuh pada jumat legi. Untuk sebagian masyarakat pada malam satu suro dilarang untuk ke mana-mana kecuali untuk berdoa ataupun melakukan ibadah lain.

Tradisi

Tradisi saat malam satu suro bermacam-macam tergantung dari daerah mana memandang hal ini, sebagai contoh Tapa Bisu, atau mengunci mulut yaitu tidak mengeluarkan kata-kata selama ritual ini. Yang dapat dimaknai sebagai upacara untuk mawas diri, berkaca pada diri atas apa yang dilakoninya selama setahun penuh, menghadapi tahun baru di esok paginya.
Tradisi lainnya adalah Kungkum atau berendam di sungai besar, sendang atau sumber mata air tertentu, Yang paling mudah ditemui di Jawa khususnya di seputaran Yogyakarta adalah Tirakatan (tidak tidur semalam suntuk) dengan tuguran (perenungan diri sambil berdoa) dan Pagelaran Wayang Kulit. Di antara tradisi tersebut ada juga sebagian masyarakat yang menggunakan malam satu suro sebagai saat yang tepat untuk melakukan ruwatan.

#Sumber: Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Pengertian Malam Satu Suro di Jawa

 Kedatangan tahun baru biasanya ditandai dengan berbagai kemeriahan, seperti pesta kembang api, keramaian tiupan terompet, maupun berbagai arak-arakan di malam pergantian tahun.
Lain halnya dengan pergantian tahun baru Jawa yang jatuh tiap malam 1 Suro (1 Muharram) yang tidak disambut dengan kemeriahan, namun dengan berbagai ritual sebagai bentuk introspeksi diri.
Saat malam 1 Suro tiba, masyarakat Jawa umumnya melakukan ritual tirakatan, lek-lekan (tidak tidur semalam suntuk), dan tuguran (perenungan diri sambil berdoa).
Bahkan sebagian orang memilih menyepi untuk bersemedi di tempat sakaral seperti puncak gunung, tepi laut, pohon besar, atau di makam keramat.
Ritual 1 Suro telah dikenal masyarakat Jawa sejak masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645 Masehi).
Saat itu masyarakat Jawa masih mengikuti sistem penanggalan Tahun Saka yang diwarisi dari tradisi Hindu. Sementara itu umat Islam pada masa Sultan Agung menggunakan sistem kalender Hijriah.
Sebagai upaya memperluas ajaran Islam di tanah Jawa, kemudian Sultan Agung memadukan antara tradisi Jawa dan Islam dengan menetapkan 1 Muharram sebagai tahun baru Jawa.
Bagi masyarakat Jawa, bulan Suro sebagai awal tahun Jawa juga dianggap sebagai bulan yang sakral atau suci, bulan yang tepat untuk melakukan renungan, tafakur, dan introspeksi untuk mendekatkan dengan Yang Maha Kuasa.
Cara yang biasa digunakan masyarakat Jawa untuk berinstrospeksi adalah dengan lelaku, yaitu mengendalikan hawa nafsu.
Lelaku malam 1 Suro, tepat pada pukul 24.00 saat pergantian tahun Jawa, diadakan secara serempak di Kraton Ngayogyakarta dan Surakarta Hadiningrat sebagai pusat kebudayaan Jawa.
Di Kraton Surakarta Hadiningrat kirab malam 1 Suro dipimpin oleh Kebo Bule Kyai Slamet sebagai Cucuking Lampah.
Kebo Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat. Di belakang Kebo Bule barisan berikutnya adalah para putra Sentana Dalem (kerabat keraton) yang membawa pusaka, kemudian diikuti masyarakat Solo dan sekitarnya seperti Karanganyar, Boyolali, Sragen dan Wonogiri.
Sementara itu di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memperingati Malam 1 Suro dengan cara mengarak benda pusaka mengelilingi benteng kraton yang diikuti oleh ribuan warga Yogyakarta dan sekitarnya.
Selama melakukan ritual mubeng beteng tidak diperkenankan untuk berbicara seperti halnya orang sedang bertapa. Inilah yang dikenal dengan istilah tapa mbisu mubeng beteng.
Selain di Kraton, ritual 1 Suro juga diadakan oleh kelompok-kelompok penganut aliran kepercayaan Kejawen yang masih banyak dijumpai di pedesaan. Mereka menyambut datangnya tahun baru Jawa dengan tirakatan atau selamatan.
Sepanjang bulan Suro masyarakat Jawa meyakini untuk terus bersikap eling (ingat) dan waspada. Eling artinya manusia harus tetap ingat siapa dirinya dan dimana kedudukannya sebagai ciptaan Tuhan.
Sedangkan waspada berarti manusia juga harus terjaga dan waspada dari godaan yang menyesatkan.
Karenanya dapat dipahami jika kemudian masyarakat Jawa pantang melakukan hajatan pernikahan selama bulan Suro.
Pesta pernikahan yang biasanya berlangsung dengan penuh gemerlap dianggap tidak selaras dengan lelaku yang harus dijalani selama bulan Suro.
Terlepas dari mitos yang beredar dalam masyarakat Jawa berkaitan dengan bulan Suro, namun harus diakui bersama bahwa introspeksi menjelang pergantian tahun memang diperlukan agar lebih mawas diri.
Dan bukankah introspeksi tak cukup dilakukan semalam saat pergantian tahun saja? Makin panjang waktu yang digunakan untuk introspeksi, niscaya makin bijak kita menyikapi hidup ini. Inilah esensi lelaku yang diyakini masyakarat Jawa sepanjang bulan Suro.
 #Sumber: Suratz Blog

Beberapa foto documentasi masyarakat jawa memperingati malam 1 Suro (1 Muharram),






" bahwa bulan Muharram atau dikenal dengan Suro merupakan bulan yang mulia. Maka tidak sepantasnya apabila kaum muslimin mempunyai anggapan miring terhadapnya, dengan menjadikan sebagai bulan keramat. Sehingga menyeret mereka jatuh ke lembah kesyirikan, dengan melakukan acara-acara yang merupakan cerminan dari keyakinan mereka yang keliru. Akibatnya dosa yang disandang semakin banyak karena dilakukan pada bulan yang mulia. " 


TERIMAKASIH.. . .

   Saya Heri Irawan / mas Awank / Tuan Lapendos, sangat berterimakasih kepada para sumber yang telah memaparkan dengan cukup jelas mengenai artikel 1 Suro (1 Muharram). Tujuan saya mempublish permasalahan ini kembali adalah di tujukan kepada para pembaca untuk lebih memperdalam pengetahuan mengenai apa itu yang di maksud 1 Suro (1 Muharram)!
" Selamat Tahun Baru Hijriah, Semoga kita semua dapat hijrah ke kehidupan yang lebih baik. Amien... "
:) Semoga Bermanfaat :)

Kamis, 28 Mei 2015

Kecakapan Antar Personal

" Ini adalah hasil tulisan pemikiran dari saya untuk menyimpulkan kegiatan selama saya mengikuti perkuliahan Kecakapan Antar Personal di semester IV STMIK AMIKOM Yogyakarta "


Dosen : Lucky B Pangau, S. Sos, MM

*Bismilahhirahmanirahim, Mari kita simak dengan seksama*

Tuhan telah memberi 5 kekuatan yang amat luar biasa, sebagai bekal untuk kita mengarungi derasnya arus kehidupan, yaitu:
  • Kekuatan Mimpi (the power of DREAM)
  • Kekuatan Pikiran (the power of MIND)
  • Kekuatan Perasaan (the power of FEELING)
  • Kekuatan Cinta (the power of LOVE)
  • Kekuatan Doa (the power of PRAY)
The Power of DREAM

" Mimpi itu merupakan sebuah bentuk penjelmaan lain dari apa yang disebut Kecerdasan Aspirasi dimana Kecerdasan Aspirasi sendiri bermakna sebuah kecerdasan yang dimiliki manusia dalam mengenali dan mengelola keinginannya (yang dalam batasan yang longgar keinginan untuk meraih sesuatu selalu didahului oleh penciptaan mimpi."
"Mimpi dalam sudut pandang yang hampir serupa dikatakan sebagai sebuah tuntunan yang ditekankan banyak pakar motivasi dalam meraih sukses."

Untuk mengaktifkan kekuatan mimpi anda maka :
1. Mulailah membiasakan diri untuk berfikir besar --> Lanjutkan fikiran besar itu dengan sebuah aktifitas paling menyenangkan dalam pelatihan ini yaitu dengan mencoba BERMIMPI DENGAN IMPIAN TERGILA DAN TERBESAR ANDA. Kenapa?
 
2. Ketahuilah!! Jika Tuhan berkehendak, dan kehendak itu ternyata sama dengan apa yang kita impikan maka.... SELAMAT! KARENA IMPIAN ITU KELAK TAK LAGI JADI SEKEDAR MIMPI. MELAINKAN SEBUAH KENYATAAN YANG KELAK AKAN HADIR DALAM HIDUP ANDA. DI JAMIN! INSYA ALLAH. Namun tentu saja ada syarat untuk itu. APA?
a.) Niatkan diri anda untuk bermimpi besar.
b.) Mimpilah dengan impian tergila anda
c.) Usahakan bangun malam,
d.) Curhatlah kala itu pada Tuhan. Kenapa harus malam? Karena kala itu orang-orang yang meminta sekaligus curhat sama Tuhan relatif sangat sedikit. So, saingan anda untuk mendapatkan jawaban dari sang Boss-nya dunia akhirat semakin sedikit. Bukan tidak mungkin kan? Curhat anda akan di dengar langsung dan Insyaallah tidak perlu lama untuk segera di – acc permintaan anda dalam curhat anda itu.
Then?
e.) BERGERAKLAH! DO THE BEST!!

“If You can dream it, you can do it

The Power of MIND

Pikiran berpengaruh besar pada tindakan seseorang. Karena itu, tindakan biasanya adalah representasi dari pemikiran. Apapun yang akan dikatakan dan dilakukan oleh seseorang, pada awalnya pasti akan dipikirkan terlebih dahulu.
Amatilah pikiranmu karena akan menjadi ucapanmu!
Amatilah ucapanmu karena akan menjadi tindakanmu!
Amatilah tindakanmu karena akan menjadi kebiasaanmu!
Amatilah kebiasaanmu karena akan menjadi karaktermu!
Amatilah karaktermu karena akan menjadi nasibmu!

Untuk membentuk karakter seseorang, kita membutuhkan:
(1.) Orang yang ingin berubah
Karena yang karakternya akan di bentuk adalah manusia, tentu kita membutuhkan orang sebagai objek pembentukan karakter. Dan orang tersebut haruslah memiliki keinginan/ niat dari dalam hatinya. Bagaimana orang bisa berubah menjadi lebih baik jika dalam hatinya sendiri tidak ada keinginan dan niat untuk itu?
(2.) Teman yang ingin membantu
Sebagai makhluk sosial, manusia memang tidak bisa hidup sendiri. Manusia pasti akan membutuhkan bantuan orang lain, sekecil apa pun itu. Dan biasanya, orang yang dapat membantu kita adalah teman sendiri atau orang yang dekat dengan kita.
(3.) Lingkungan yang ada di sekitar
Untuk membentuk karakter yang baik juga memerlukan lingkungan yang kondusif. Mungkinkah kita ingin membentuk karakter orang yang sederhana di tengah-tengah lingkungan yang hedonis dan konsumtif? Atau membangun karakter orang yang agamis di antara lingkungan yang penuh tindak maksiat?
(4.) Jangan mengunakan sikap yang memaksa
Memaksa sebenarnya bukan hal yang baik. Biasanya sesuatu yang dipaksakan jarang yang berakhir baik. Hanya orang-orang tertentu yang bisa berhasil meskipun awalnya di paksa atau terpaksa. Karena mereka menganggap paksaan itu sebagai langkah awal untuk memulai pembiasaan. Jadi awalnya terpaksa, akhirnya terbiasa.
Tapi sekali lagi pernyataan itu tidak berlaku bagi semua orang. Oleh karena itu, sebaiknya hindari pemaksaan.
(5.)  Berikan pengertian-pengertian yang positif
Pengertian yang positif dapat menimbulkan motivasi dan semangat untuk menjadi lebih baik. Biar bagaimanapun juga, sesuatu yang positif itu lebih disukai dan lebih bermanfaat dari pada yang negatif.


The Power of FEELING

Umumnya perasaan itu tercipta dari pikiran sendiri yang berlebihan. Saat membayangkan sesuatu yang indah dan menyenangkan tetapi kenyataan tidak sesuai, muncullah rasa kecewa/sedih/cemas. Perasaan senang/gembira muncul ketika kita membayangkan hal yang biasa/sederhana tetapi mendapatkan sesuatu yang lebih dari yang di bayangkan. Pengendalian diri terhadap peristiwa yang akan terjadi “baik atau buruk” sudah dipikirkan sebelum bertindak.

The Power of LOVE

Cinta mempunyai kekuatan yang luar biasa. Cinta membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Musuh/lawan yang membenci kita pun bisa luluh jika kita menghadapinya dengan cinta.
Selain itu, cinta mampu membawa perubahan besar terhadap :
(1.) Tubuh (body)
O    Tampak lebih muda
O    Lebih energik

(2.)  Perasaan (Feel)
O    Bahagia
O    Nyaman
O    Sejahtera

(3.)  Pikiran (mind)
O    Mampu dalam banyak hal
O    Berpikir bahwa segalanya mungkin dilakukan

The Power of PRAY

Do’a adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Dalam kehidupan ini, manusia tidak bisa lepas dari do’a. Bahkan seorang yang mengaku atheis sekalipun, akan berdo’a menyebut nama Tuhan ketika kesulitan menimpanya.
Do’a berisi harapan-harapan yang terus kita tanamkan dalam hati dan pikiran kita. Do’a itu seperti sugesti yang jika di ucapkan secara berulang-ulang dan sepenuh hati, maka lambat laun akan menjadi kenyataan (tentu dengan diiringi usaha).
Tuhan memiliki cara yang menurutku unik dalam mengabulkan do’a-do’a umatnya. Misalnya kita berdo’a agar menjadi orang yang pandai dalam matematika. Tuhan akan memberikan soal-soal yang sulit untuk kita pecahkan. Jika kita berdo’a agar menjadi orang yang penyabar, Tuhan akan mendatangkan orang-orang yang mengesalkan atau menempatkan kita dalam situasi yang bisa membuat emosi meledak.
Seandainya kita bisa mengerjakan soal-soal yang sulit itu sehingga menemukan pemecahan/ solusinya, maka kepandaian kita dalam matematika pun meningkat. Begitu juga ketika kita masih bisa bersikap tenang ketika berhadapan dengan orang-orang yang mengesalkan atau situasi yang sulit, maka kita dapat dikatakan sebagai seorang penyabar.
Berbagai kesulitan yang kita alami bisa jadi merupakan ujian yang diberikan Tuhan dalam rangka memproses terkabulnya do’a kita.  Mungkin itu yang membuat kita seringkali tidak sadar bahwa sebenarnya do’a kita telah terkabul.

“Seseorang akan menjadi pribadi yang lebih baik setelah dia mampu melalui ujian atau kesulitan dalam hidupnya”





           
(: Kesimpulan Review semua Pertemuan mata kuliah Kecakapan Antar Personal dari saya :)



Nama   : Heri Irawan

NIM     : 13.11.7086

Kelas   : 13-S1TI-05

Pada semua pertemuan di matakuliah Kecakapan Antar Personal saya merasa BAHAGIA!! Selain itu Hal yang membuat saya bahagia diantaranya kumpul bersama kedua orang tua, kumpul bersama keluarga besar saya, selalu di do’akan oleh orang-orang terdekat saya. Ada juga hal yang membuat saya bahagia yaitu teman terdekat saya, pengganti keluarga saya selama di kota Yogyakarta, yang saat ini bersama saya, memberi semangat saya kuliah, belajar, ngerjain tugas dan lain sebagainya.





   Dan yang paling berharga selama saya dijogja ini yaitu AMO (Amikom Music Organization) organisasi yang sering saya sebut sebagai keluarga pelengkap kebahagiaan yang membesarkan nama saya, berhasil memberikan saya sebuah pengalaman terutama dibidang musik, bersama group band saya yaitu ANNABEL Band Official.





Ketika saya kuliah di kampus ungu AMIKOM Yogyakarta ini, hal yang sangat saya harus perjuangin yaitu mendapat nilai yang maksimal supaya orang tua saya bangga terhadap apa yang mereka biayai selama ini, supaya mereka senang melihat anak mereka kelak sukses dengan apa yang selama ini saya perjuangkan dan dengan apa yang selama ini beliau perjuangkan dengan keringat mereka.

Lakukan Bagianmu Semampu yang Kamu Bisa, Selanjutnya biarkan Tuhan melakukan bagian yang tak kamu bisa !


J “Terimakasih” J
 

My Pict

My Pict
Heri Irawan

Akun Pemilik


Design, Luxury residence on Sunset Boulevard, Hollywood, Californiabeautiful-modern-interior-design-solution

Design, Luxury residence on Sunset Boulevard, Hollywood, Californiabeautiful-modern-interior-design-solution

Design, Luxury residence on Sunset Boulevard, Hollywood, Californiabeautiful-modern-interior-design-solution